• Ady Jaya Motor - Toko Sparepart Motor Online di Medan
  • Menjual Sparepart Sepeda Motor
  • Bisa COD
  • Bisa juga dipesan melalui Grab Mart dan Maxim
Beranda » Blog » Bearing

Bearing

Diposting pada 25 Juni 2022 oleh Ady Jaya Motor / Dilihat: 881 kali / Kategori:

Bearing atau Laher atau Bantalan Roda hampir digunakan di semua aspek kehidupan manusia. Namun ada spec jenis dan model bearing tertentu untuk pemakaiannya tergantung kebutuhan jadi sangat variatif bentuk bearing yang tersedia.

Khusus untuk sepeda motor biasanya untuk objek vital bagian tertentu mesti diperhatikan. Baik itu di dalam mesin ataupun di luar dari mesin seperti bearing untuk roda, stang, puly, tromol dan sebagainya.
Material untuk bahan bearing adalah CrMnTi baja khusus yang mempunyai kekerasan yang baik dan tahan atas beban.

Anatomi dari bagian bearing dapat dirincikan sebagai berikut :

1. Seal atau Penutup
Ada 2 jenis bahan nya yaitu dengan besi plat (Kode Z atau ZZ) atau dengan karet (RS ATAU 2RS). Untuk yang Z atau ZZ tidak bisa dibuka dan yang 2RS bisa dibuka sehingga di pangan lebih laku yang 2RS. Kalau tidak ada kedua kode tersebut berarti bearingnya tidak pakai tutup.

2. Inner Ring
Bagian jalur Steel Ball bagian dalam agar tidak bergeser dari tempat semestinya

3. Cage atau tempat Stell Ball
Rumah untuk meletakan Steel Ball tujuannya agar ball nya tidak saling  bergesekan dan selalu diam di posisinya sehingga Steel Ball tetap tidak berubah bentuk.

4. Rolling Elements atau Steel Ball atau Mimis
Elemen ini sangat penting karena kekuatan ada di bagian ini. Biasanya steel yang digunakan khusus. Semakin banyak Steel Ball dalam sebuah bearing maka semakin tahan atas beban dan benturan.

5. Outer Ring
Bagian jalur Steel Ball bagian luar untuk menguatkan posisi Steel Ball agar tidak bergeser sesuai dengan fungsi inner ring dan saling menguatkan.

6. Seal atau Penutup
IDEM

Arti pengkodean pada tipe bearing contoh ukuran S6301 2RS
HURUF S = Bahan Steel
ANGKA 6 = Jenis bearingnya (Laher Model Bola)
ANGKA 3 = Ketebalan/Series dimensi bearing
ANGKA 01 = Diameter lubang bearing (Bore)
2RS = Penutupnya ada 2 dan berbahan karet (Rubber Seal)

Masing-masing bagian dirakit menjadi satu kesatuan yang utuh dan saling menguatkan sesuai fungsi kerjanya. Dan bearing dibuat harus tahan panas agar pemuaian yang terjadi sangat minim dan tidak merubah fungsi kerjanya.
eLangsung menggunakan material khusus bearing level Z3V3P6C3 sehingga kualitasnya diatas standard pada umumnya.

Pengertian kode Z3V3P6C3 dirincikan sebagai berikut :
Z3V3 = Ukuran standar getaran dan kebisingan yang terjadi selama perputaran.

P6 = Tingkat kepresisian menurut tingkat ABEC-3. semakin tinggi ABEC semakin presisi ABEC (ANNUAL BEARING ENGINEERS COMMITTEE). Tingkatan ABEC-1, ABEC-3, ABEC-5, ABEC-7 dan ABEC-9. Standard untuk bearing motor sekitar ABEC-3 sudah cukup bagus.

C3 = Radial Clearance atau toleransi kerenggangan antara pelor dan punggung bagian dalam inner ring, semakin besar angka C nya semakin renggang. MAX C5

Ukuran toleransi kerenggangan bearing tersebut adalah Mikron (1/1000 MM) jadi sangat tipis sekali (1 helai rambut dibagi 4) susah dilihat dengan mata, biasanya orang awam mengetes kekuatan bearing dengan menggoyang / menggerak-gerakkannya atau memutarnya atau membantingkan ke lantai.

Tags: , ,

Bagikan ke

Diposting oleh

Toko Sparepart Motor Online Medan

Bearing

Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Bearing

OkeStore Theme

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Ady
● online
Ady
● online
Halo, perkenalkan saya Ady
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja